RADAR7.COM, JAKARTA, Rabu, 26 Agustus 2026 — Masyarakat diminta menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi dalam momentum peringatan satu tahun meninggalnya Affan di Jakarta.
Imbauan tersebut disampaikan Fadli yang berharap kegiatan peringatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh penghormatan.
Fadli mengatakan, momentum mengenang Affan seharusnya menjadi ruang refleksi bersama sekaligus kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap pentingnya perdamaian.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif. Sampaikan aspirasi dengan damai dan jangan melakukan tindakan yang mengarah pada kekerasan atau anarkisme,” ujar Fadli.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun, hak tersebut harus dilaksanakan dengan tetap menghormati hak orang lain dan memperhatikan ketentuan hukum.
Ia juga mengingatkan bahwa aksi anarkis dapat menimbulkan dampak luas, bukan hanya terhadap fasilitas umum, tetapi juga terhadap aktivitas masyarakat dan keamanan lingkungan.
“Jangan sampai karena emosi sesaat kemudian muncul tindakan yang merugikan banyak orang. Kita harus mengedepankan akal sehat dan kedewasaan,” katanya.
Fadli turut meminta masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang beredar menjelang maupun selama kegiatan peringatan. Informasi yang belum terverifikasi, menurutnya, tidak seharusnya langsung dipercaya atau disebarluaskan.
“Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Jangan ikut menyebarkan kabar yang belum jelas karena bisa memicu provokasi,” ucapnya.
Ia berharap para tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh peserta kegiatan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana damai.
Peringatan satu tahun meninggalnya Affan, lanjut Fadli, dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan menyampaikan pesan bahwa setiap perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog.
“Kenang Affan dengan cara yang bermartabat. Jaga persatuan, hormati sesama, dan hindari segala bentuk kekerasan,” tuturnya.
Fadli kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.
“Tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan kekerasan, dan tidak melakukan tindakan anarkis. Mari kita jaga Jakarta tetap aman dan damai,” pungkasnya.














